10 Desember 2009

Hydrophyl Lipophyl Balance (HLB)

Setiap jenis emulgator memiliki harga keseimbangan yang besarnya tidak sama. Harga keseimbangan itu dikenal dengan istilah H.L.B. (Hydrophyl Lipophyl Balance) yaitu angka yang menunjukkan perbandingan antara kelompok lipofil dengan kelompok hidrofil.
Semakin besar harga HLB berarti semakin banyak kelompok yang suka pada air, itu artinya emulgator tersebut lebih mudah larut dalam air dan demikian sebaliknya.
Dalam tabel dibawah dapat dilihat kegunaan suatu emulgator ditinjau dari harga HLB-nya.



HARGA HLB K E G U N A A N
1 - 3 Anti foaming agent
4 – 6 Emulgator tipe w/o
7 – 9 Bahan pembasah ( wetting agent)
8 – 18 Emulgator tipe o/w
13 - 15 Detergent
10 – 18 Kelarutan (solubilizing agent)

Untuk menentukan komposisi campuran emulgator sesuai dengan nilai HLB yang dikehendaki, dapat dilakukan dengan contoh perhitungan berikut ini.

Rumus I
A % b = ((x - HLB b)/ HLB a - HLB b) x 100 %

B % a = ( 100% - A%)

Keterangan :
x = Harga HLB yang diminta ( HLB Butuh)
A = Harga HLB tinggi
B = Harga HLB rendah

Rumus II
(B1 x HLB1) + (B2 x HLB2) = (B campuran x HLB campuran)


Cara Aligasi

Tween 80 (15) (X – 4,5)

X

Span 80 (4,5) (15 – X)

(X – 4,5) : (15 – X) = 70 : 30 = 7 : 3
(X – 4,5) 3 = 7 (15 – X)
3X – 13,5 = 105 – 7X
10X = 118,5
X = 11,85

Jadi HLB Campuran = 11,85


Read More..

Sediaan Farmasi Aerosol

Menurut FI.ed.IV, sediaan aerosol adalah sediaan yang dikemas di bawah tekanan, mengandung zat aktif terapetik yang dilepas pada saat sistem katup yang sesuai ditekan. Sediaan ini digunakan untuk pemakaian topikal pada kulit dan juga pemakaian lokal pada hidung (aerosol nasal) , mulut (aerosol lingual) atau paru-paru (aerosol inhalasi, ukuran partikelnya harus lebih kecil dari 10 m , sering disebut "inhaler dosis terukur").

Istilah "aerosol" digunakan untuk sediaan semprotan kabut tipis dari sistem bertekanan tinggi. Sering disalah artikan pada semua jenis sediaan bertekanan, sebagian diantaranya melepaskan busa atau cairan setengah padat.
Aerosol busa adalah emulsi yang mengandung satu atau lebih zat aktif, surfaktan, cairan mengandung air atau tidak mengandung air dan propelan. Jika propelan berada dalam fase internal (misalnya m/a) akan menghasilkan busa stabil, dan jika propelan berada dalam fase eksternal (misalnya a/m), akan menghasilkan busa yang kurang stabil.
Dalam literatur lain, aerosol adalah suatu sistem koloid lipofob (hidrofil), dimana fase eksternalnya berupa gas atau campuran gas dan fase internalnya berupa partikel zat cair yang terbagi sangat halus atau partikel-partikelnya tidak padat, ukuran partikel tersebut lebih kecil dari 50 m. Jika partikel internalnya terdiri dari partikel zat cair, sistem koloid itu berupa asap atau debu

Keuntungan Pemakaian Aerosol
1. Mudah digunakan dan sedikit kontak dengan tangan.
2. Bahaya kontaminasi tidak ada, karena wadah tertutup kedap.
3. Iritasi yang disebabkan pemakaian topikal berkurang.
4. Takaran yang dikehendaki dapat diatur
5. Bentuk semprotan dapat diatur.

Jenis/Sistem Aerosol
1. Sistem dua fase (gas dan cair)
Terdiri dari larutan zat aktif dalam propelan cair dan propelan bentuk uap, sebagai pelarut digunakan etanol, propilen glikol dan PEG untuk menambah kelarutan zat aktif. Aerosol sistem dua fase wadahnya berisi :
a. Fase gas dan fase cair
b. Fase gas dan fase padat untuk aerosol serbuk.

Fase cair dapat terdiri dari komponen zat aktif/campuran zat aktif dan propelan cair/komponen propelan yang dilarutkan didalamnya, termasuk sistem ini antara lain :
a. Aerosol ruang (space sprays) : insektisida, deodorant.
b. Aerosol pelapis permukaan (surface coating sprays) : cat, hair sprays
Aerosol sistem dua fase ini beroperasi pada tekanan 30-40 p.s.i.g (pounds per square in gauge) pada suhu 21o.

2. Sistem tiga fase (gas, cair dan padat atau cair).
Terdiri dari suspensi atau emulsi zat aktif, propelan cair dan uap propelan. Suspensi terdiri dari zat aktif yang dapat didispersikan dalam sistem propelan dengan zat tambahan yang sesuai seperti zat pembasah dan atau bahan pembawa padat seperti talk atau silika koloidal.


Read More..

04 Desember 2009

eM...eM..dan eM..

Brother..rasanya udah lama aku ga buka, ga nulis, ga nyunting, ga nyontek, ga curhat, ga nge-blog di blog ini. Semua ini berawal dari kejenuhan, rutinitas kerja, waktu yang tersita buat diri, dan buat keluarga. Tapi lepas dari semua itu intinya tetap adalah eM..eM.. da eM..malezz..malesss..malezzz.

Tapi aku tidak menyalahkan si tripel eM ini, kerana satu tanganku lagi invalid, sekarang pun aku menulis ini hanya dengan satu tangan kanan dan dua jari yang utama buat menari di atas kibor PC sobat setiaku yaitu si curuk (=telunjuk) dan si jempol, kadang si jari tengah ikut pula nimbrung.
Semua ini bermula dua bulan lebih ke belakang aku mengalami kejadian tragis, selepas lebaran selagi bawa mesin roda dua sambil nunggu lampu merah jadi ijo di stopan. Tak taunya di belakang aku si mesin roda empat ngebet pengen nyium bokong roda duaku.
Inna lillahi..aku ga inget apa-apa lagi, cuma nyeri yang sangat luar biasa aku rasakan..........my hand was crack and broken..
Akhirnya ya sudahlah...hingga sekarang aku baru berani nulis semua ini. Jadilah eM..eM..dan eM...maaf sobat semua.

Read More..

Sebelum keluar kasih komentar dulu ya...

Powered By Blogger

Nyari Komisi Gretongan Disini Nih

Primary Education Blogs - BlogCatalog Blog Directory Add to Technorati Favorites
widgets Share/Save/Bookmark online counter

  © Blogger templates 'Neuronic' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP